UPTOMOTIVE.WORDPRESS.COM – Sudah hampir berjalan 5 tahun lebih kali ini penjualan kendaraan beroda empat di negeri ini, terhambat. Mengapa? hal itu tentunya menjadi sebuah pertanyaan kepada khalayak ramai tentunya.  Terlepas dari dampak akan perekonomian yang tengah di rasakan serta di gelut oleh masyarakat global tersebut, ternyata tak lepas juga dampaknya dirasakan oleh para pengguna kendaraan bermotor roda empat yang dikenal dengan nama sebutan Mobil tersebut di Indonesia.

Perihal mengenai apa dan mengapa, mengenai kenapa sudah berjalan hampir 5 (lima) tahun penjualan kendaraan tersebut mengalami stuck di Indonesia.  Menurut salah satu nara – sumber terpercaya yang telah berhasil di wawancarai oleh salah satu jurnalis kenamaan kami menyebutkan dan mengungkapkan bahwasanya selama lima tahun belakangan ini pemasaran mobil tersebut itu tetap berada di urutan numerik satu (1) juta per-unit selama dalam satu tahun, tiap tahun berikutnya secara berturut – turut .

Tanpa ada-nya peningkatan yang signifikan tentunya, hal ini merupakan sebuah tanya besar bagi sebahagian pihak tentunya. Terlebih lagi apabila yang seperti di pandangkan tersebut bahwasanya selama kurun waktu 75 bulan belakangan ini, banyak produsen – produsen mobil asal luar negeri yang memproduksi unit nya tersebut secara jor-jor’an .

Namun, mengapa hal tentang pendapat bahwasanya selama lima tahun belakang ini tidak ada mengalami roda – pergerakan yang bagus. padahal tentunya, dengan ada-nya pergerakkan yang bagus hal ini akan memberikan dampak yang bagus terhadap negara. Tentunya dalam bidang sektor pajak /  yang biasa dikenal dengan nama pendapatan devisa negara.

Menurut sang direktorat salah satu merek produsen mobil tersebut mengungkapkan, bahwasanya hal ini mengacu dikarenakan banyaknya calon pemilik kendaraan yang pada awalnya membeli mobil, namun dengan cicilan hanya saja banyak yang tidak sanggup melakukan pembayaran. Hal tersebut itu mengacu kepada yang seharusnya apabila kendaraan tersebut bisa dilakukan pelunasan, tentunya akan memberikan pemasukan terhadap negara lebih baik.

Pemasaran Mobil yang tidak melakoni kenaikan yang signifikan ialah di level menengah ke atas, namun untuk di level menengah ke bawah atau yang biasa nya di kenal dengan sebutan low-end dan mobil ramah lingkungan malahan memiliki peningkatan yang jauh lebih baik.

Salah satu produsen mobil yang di kenal dengan nama Honda tersebut itu mengungkapkan bahwasanya pihaknya telah mengalami hal ini selama kurun dalam waktu lima tahun berturut-turut diatas 100.000-an unit/tahun nya. (AG)

Baca Juga : Mistubishi Berhasil Raih Award Setelah 36 Bulan

Advertisements